kabartuban.com – Sesuai jadwal yang telah ditentukan, saat ini seluruh Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Tuban, mulai mengumpulkan barang bawaannya yang akan dibawa berangkat ketanah suci. Koper dan barang bawaan lainya tersebut dikumpulkan di kantor Kementerian Agama, Kabupaten Tuban, sebelum CJH berangkat pada 1 dan 2 Agustus besok, Senin (31/7/2017).
“Koper dan barang bawaan jamaah akan berangkat dahuku ke Surabaya, sore nanti. Kalau jamaahnya besok mas,” kata Umi Kulsum. Kasi Haji dan Umroh Kemanag Tuban.
Menurut Umi, barang bawaan CJH ini sudah diatur dalam ketentuan yang tidak dapat di rubah oleh pemilik, diantaranya penanda dari wilayah, disamping itu juga terkait jumlah barang bawaan yang tidak boleh melebihi ketentuan, serta barang-barang berbahaya yang dilarang dalam penerbangan. Seperti benda tajam, barang cair mudah tumpah.
“Tidak melebihi ketentuan 32 Kilogram, dan tidak membawa barang berbayaha, seperti senjata tajam dan lain-lain. Jangan takut tertukar sudah ada tanda dari wilayah, ” terang Umi.
Meski demikian, tidak sedikit CJH yang melengkapi koper mereka dengan identitas khusus dan mudah dikenali, seperti pemasangan barang-barang unik dan berbeda dari pemilik lain. “Kalau mau dipasang penanda boleh asal tidak menutupi identitas dari pemeriksaan,” lanjut Umi.
Sementara itu banyak CJH yang sengaja memberikan tanda pada koper bawaan mereka. Salah satunya terlihat dari koper milik jamaah yang diberikan tanda pelampung jaring nelayan, ini akan menandi koper tersebut dari koper lain milik CJH.
“Sudah ditandai mas, penting beda dan mudah di temukan, ” terang Sujito, CJH Asal Kecamatan Tuban.
Calon camaah kloter 16 ini mengaku sudah siap berangkat dan melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci. “Mudah-mudahan diberikan kelancaran mas sampai disana,” imbuh Sujito.
Untuk diketahui, CJH tahun 2017 asal Tuban ini akan berangkat dengan tiga kloter, yakni kloter 16, 17 dan 21. Kloter 16 dan 17 akan berangkat pada 1 Agustus, sementara kloter 21 diberangkatkan keesoka harinya. (Luk)
