kabartuban.com – Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta mengeluarkan kalender pendidika sekolah 2020/2021. Dalam aturan tersebut terdapat jadwal belajar dan libur para peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Jadwal kalender pendidikann sekolah 2020/2021 yang tertuang dalam keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 467 Tahun 2020.
Libur semester tahun ini para siswa banyak yang berdiam diri di Rumah karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun ada beberapa dari mereka yang mengisi waktu liburnya dengan berbisnis salah satunya Siswa SMA N 2 Tuban yang membuka usaha Bakso Manise Jaya yang terletak di Jl. Mbah Guru, Krajan, Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Siswa SMA ini mengaku berjualan bakso sudah lebih dari satu bulan yang lalu dan bisa mengisi waktu luang selama libur semester ini dengan bermanfaat namun saat PPKM ini omset nya menurun drastis.
“Selama ibur sekolah ini saya menyibukkan diri dengan berjualan Bakso, omset yang saya dapatkan juga lumayan banyak seharinya bisa mencapai satu juta. Namun berbeda dengan hari-hari ini selama PPKM omset saya menurun drastis hampir 70 persen,” ucap Abi Permata, sang pebisnis muda itu.
Selama PPKM ini dirinya hanya menyediakan pelayanan Take Away dan Delivery Order (DO) di kawasan Tuban dan sekitarnya seperti Merakurak dan Semanding untuk megantisipasi kerumunan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Untuk saat ini pelayanan hanya tersedia Take Away dan DO, supaya tidak terjadi kerumunan. Untuk DO kami melayani di Tuban dan sekitarnya seperti di Merakurak dan Semanding,” imbuh Abi dalam wawancara singkat kami.
Tak hanya Abi, siswi SMKN 1 Tuban juga mengisi kesibukannya selama libur dengan berjualan jajanan online dan membuka warung makan di rumahnnya yang beralamat di Dusun Jarum, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.
Siswi kelas 3 SMK ini mebulatkan tekatnya untuk berjualan online karena pemasukan yang ia dapatkan tidak sebanding dengan pengeluarannya.
”Mulai berjualan jajanan online ini ya semenjak libur sekolah karena pengeluaran saya lebih besar dari pemasukan saya mangkanya saya jualan online, selain di online saya juga membuka warung kecil-kecilan di rumah, ya ada mie ayam, ayam geprek, rujak dan berbagai rasa jus buah,” ucap Rima, siswi SMK itu. (nat)
