Main di Pantai, Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam

kabartuban.com – Keceriaan sejumlah anak bermain di bibir pantai Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, berujung duka. Seorang bocah berusia 8 tahun, berinisial AG ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak dan tenggelam di laut, Minggu (4/10/2026).

Korban merupakan warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang. Ia ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia, setelah sebelumnya dinyatakan tenggelam sekitar 50 meter dari bibir pantai.

Kasi Humas Polresta Tuban Iptu Muhammad Iksan mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama sejumlah temannya dan pamannya, bermain di kawasan pantai utara Masjid Al Azhar, Desa Karangagung.

“Sebelum kejadian, korban sudah sempat diingatkan agar tidak terlalu ke tengah. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan,” kata Iksan.

Sekitar pukul 17.00 WIB, korban diduga terseret ombak saat berada di laut. Paman korban yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha mencari korban, namun pencarian awal belum membuahkan hasil.

Baca juga: Nelayan Tuban Meninggal di Tengah Laut, ABK Putuskan Hentikan Perjalanan dan Bawa Pulang Jenazah

Paman korban bersama sejumlah warga kemudian kembali ke daratan untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak keluarga. Setelah itu, keluarga korban menghubungi Polsek Palang. Warga bersama petugas kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 19.00 WIB. Korban ditemukan tersangkut di batu karang, sekitar 50 meter dari bibir pantai sebelah utara makam umum Desa Karangagung.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” jelas Iksan.

Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian menjalani pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas dan Inafis Polresta Tuban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Sulit Dievakuasi, Bangkai MT Abigail W Menjelma Ikon Baru Pantai Panduri Tuban

“Dari hasil pemeriksaan medis dan Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban dipastikan meninggal dunia akibat tenggelam,” terang Iksan.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain di kawasan pantai, terlebih saat kondisi ombak dan arus laut tidak dapat diprediksi. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya