kabartuban.com – Tahun ini begitu istimewa di Indonesia, Fenomena Gerhana Bulan terjadi dua kali selama fi tahun 2018, tercatat ada pada bulan Januari dan Juli.
Tepat pada 28 Juli 2018 dini hari nanti, akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT). Pada fenomena tersebut, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, mengajak masyarakat Tuban untuk melaksanakan sholat sunnah gerhana bulan (Khusuful Qomar).
Kasi Penyelengara Syari’ah Kemenag Tuban, Mashari saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp mengatakan, sebelum menunaikan salat sunnah Khusuf hendaknya terlebih dahulu menunaikan salat sunnah Qiyamullail berjamaah serta berdzikir dan berdoa bersama.
“Mari ajak keluarga dan saudara-saudara umat islam untuk memanfaatkan fenomena alam ini dengan memperbanyak ibadah dan Tadabbur Alam,” kata Mashari kepada Kabartuban.com, Jumat (27/7/2018).
Lebih lanjut Mashari menambahkan, agar pada fenomena GBT ini diisi dengan hal-hal yang baik, seperti halnya berdzikir, membaca ayat suci Alquran serta memperbanyak sedekah.
“Jadi fenomena ini perbanyak perbanyaklah dzikir dan sedekah,” pungkasnya.
Menurutnya, berdasarkan dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) yang diterima Kemenag Tuban, gerhana akan mulai nampak pada pukul 00.13 WIB, gerhana sebagian mulai pukul 01.24 WIB, gerhana total mulai pukul 02.29 WIB, puncak gerhana pukul 03.21 WIB, gerhana total berakhir pukul 04.13 WIB, gerhana sebagian berakhir pukul 05.19 WIB, gerhana berakhir pukul 06.30 WIB
Sementara itu, Ahmad syifyani, salah satu Ta’mir Masjid Dalem Nurul Iman, Desa Karangagung, Kecamatan Palang saat dikonfirmasi, membenarkan kalau nanti di masjit itu, akan di selenggarakan sholat Sunnah Khusyuf berjama’ah pada pukil 01.30 WIB, dan mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan bersama.
“Ya memang benar, nanti kita sholat Gerhana berjama’ah di Masjid,”tambahnya. (dur)
