Pemerintah Tuban Perketat Distribusi Raskin

362

iki loch beras bulogwkabartuban.com – Terkait pendistribusian Beras Miskin (Raskin), yang dilaksanakan Badan Urusan Logisti (Bulog), Pemerintah Kabupaten Tuban, akan memperketat pengawasannya, layak tidaknya beras untuk dikosumsi.

Mengenai beredarnya Raskin yang tidak layak kosumsi, Bupati Tuban, menyampaikan, Bulog sudah siap memberi ganti, terhadap beras yang tidak layak kosumsi

“Kami akan mengawasi lebih ketat lagi, terkait beras yang didistribusisakan kepada masyarakat, jika masyarakat menemukan atau mendapat Raskin yang tidak layak, kami harap segera berkomunikasi kepada pihak Desa setempat, agar pihak Desa bisa segera melaporkan kepada bulog”TuturĀ  Bupati Tuban. Fathul Huda.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog, Kabupaten Tuban, Fatkhurrozi Rabu (10/9/14), mengungkapkan, “Kami siap mengganti, jika masyarakat mendapati Raskin yang tidak layak kosumsi, berapapun jumlahnya, kami siap” Ujarnya.

Lebih lanjut Fatkhurrozi menjelaskan, seharusnya, pemerintah Desa sudah bisa mendeteksi, apakah Raskin layak dikosumsi atau tidak, soalnya dalam berita acara peneriamaan Raskin, sudah tercantum kualitas beras, dan biasanya pihak Desa melakukan pengecekan, mulai dari kualitas sampai jumlah Raskin, yang diterima sudah sesuai jumlah penerima yakni Rumah Tangga Sasaran (RTS), apa belum.

“Diberita acara penerimaan beras, sudah disebutkan, jika petugas dilapangan menerapkan hal tersebut, Raskin yang tidak layak kosumsi, akan mudah dideteksi sejak awal” pungkasnya.

Dari informasi yang dihimpun kabartuban.com sejumlah masyarakat Tuban, menerima beras dalam kondisi hancur, warna kekuning-kuningan, serta terdapat hewan jenis seranga, Raskin yang tidak layak kosumsi tersebut, akhirnya digunakan untuk pakan ternak. (Pul)