kabartuban.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Tuban, HM. Miyadi, S.Ag, MM meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) segera memperbaiki jembatan yang amburk Desa Parangbatu Kecamatan Parengan yang merupakan akses penghubung dua kecamatan, yakni Kecamatan Montong dan Parengan, yang belum juga ditangani setelah sebulan belum lebih ambruk.
Menurut Miyadi, jalur tersebut urgen untuk segera diperbaiki, karena menjadi jalur mobilitas dan ekonomi warga menuju Kecamatan Parengan ataupun sebaliknya.
“Karena ini sudah sebulan, segera diperbaiklah oleh Dinas terkait, apalagi wilayah itu menjadi jalur ekonomi masyarakat,” ujar Miyadi kepada kabartuban.com, Senin (16/7/2018).
Pria yang juga politikus kawakan ini menambahkan, jika belum dianggarkan dalam waktu dekat, mestinya ada jalur darurat, agar aktivitas warga tidak terhambat.
“ Ya diberi jalan darurat lah, supaya warga bisa melintas,” tambah mantan Aktivis PMII ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kabupaten Tuban, Ir. H. Choliq Qhunaisich saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah membuat jalur alternatif sementara untuk dilewati, sedangkan untuk perbaikan jembatan akan dialokasi pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini.
“Kita PAK-kan sambil menunggu Permanen, karena penangan harus segera kita lakukan, kalau diperbaiki secara utuh, tidak cukup waktunya,” sambung Choliq.
Menurutnya, faktor penyebab dari runtuhnya jembatan, karena kontruksi bangunan yang memang sudah tua, dan tergerusnya penahan tembok bangunan jembatan.
“Memang sudah waktunya ganti, sudah lebih dua puluh tahunan,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan mengeluhkan respon dinas terkait karena jembatan yang putus hampir satu bulan tak kujung diperbaiki. (Dur/Rul)
