kabartuban.com – Musibah kali ini harus rela diterima seorang janda bernama Sudarmu (50), warga Dusun juwet, Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, lantaran rumah yang ditempatinya hangus terbakar dilalap api, Selasa, (16/10/2018) sekitar 11.35 Wib.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia, ataupun luka-luka. Karena rumah dalam kondisi kosong, ditinggal pemiliknya keluar rumah.
“Alhamdulillah, saat terbakar pemiliknya lagi keluar, jadi korban jiwa dalam kejadian itu nihil,” ujar Joko Ludiono Kepada Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.
Joko Ludiono menjelaskan, kebakaran itu bermula saat pemilik rumah sedang menggoreng kerupuk untuk dijual sehari-harinya. Tak lama berselang, janda itu pergi keluar rumah untuk menjemput anaknya dengan meninggalkan kompor yang masih menyala.
“Korban saat itu menjemput anaknya yang sedang belanja di toko,” terang Joko Ludiono.
Setelah kembali ke rumah, janda itu merasa terkejut melihat api kompor telah membakar bagian belakang rumah dan atap. Melihat hal itu, korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan si jago merah.
“Kobaran api bisa dipadamkan dengan bantuan warga menggunakan alat seadanya, dan petugas juga ikut memadamkan api,” terang mantan Camat Grabagan.
Lebih lanjut, Joko mengatakan kebakaran rumah itu dikarenakan adanya unsur kelalaian pemilik rumah. Dengan meninggalkan rumah dalam kondisi kompor masih menyala.
“Pemilik rumah saat itu sedang menggoreng kerupuk, dan pergi keluar rumah dengan kondisi kompor masih menyala yang mengakibatkan api membakar rumahnya,” pungkasnya. (Dur/Rul)
