Surplus, Pemprov Jatim Tak Ingin Menjadi Sasaran Beras Impor

kabartuban.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) berharap beras impor tidak beredar diwilayah ini, karena wilayah ini ini masih dinilai cukup untuk pasokan beras.

Seperti yang diampikan oleh Kepala Dinas Koperasi Perinduatrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tuban, Drs. Agus Wijaya berdasarkan hasil rapat sejumlah OPD terkait dengan Pemprov Jatim beberapa waktu sebelumnya.

Menurut Agus, Gubernur  Jawa Timur Dr. H Soekarwo, menyatakan saat pertemuan, bahwa beras impor tidak perlu masuk di Jawa Tunur, lantaran daerah ini sudah tercukupi oleh produksi lokal.

“Intinya dalam pertemuan kemarin, pak Gubernur manyampaikan daerah kita cukup untuk beras. Karena produksi padi melimpah, termasuk Tuban,” kata Agus Wijaya (26/1/2018).

Menurut  Agus, hasil panen padi di Kabuaten Tuban saat ini masih sangat cukup, bahkan hasil panen para petani di Kabupaten dikirim ke daerah lain seperti ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah dan daerah sekitarnya.

“Sebenarnya kita sangat cukup, banyak hasil panen gabah dan padi di Tuban yang dikirim keluar daerah, karena memang produksinya melimpah,” terang Agus.

Dari data yang dapat dihimpun kabartuban.com, pada tahun ini perkiraan hasil panen bulan Januari di Kabupaten Tuban, dari luas lahan 2.617 hektar, hasil produksi mencapai 17.011 ton, sedangkan Pebruari dengan luasan  9.299 hektar, hasil produksi diperkirakan 60.443 ton.

Sementara itu, Kepala DInas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Tuban Murtadji, mengatakan, surplus beras di Kabupaten Tuban tahun 2017 mencapai 237.303 ton, jumlah tersebut berdasarkan perhitungan produksi dikurangi jumlah kebutuhan.

“Jumlah produksi kita tahun 2017 adalah 627.774 ton, dari luas panen 101.156 hektar, atau 395.122 setara beras, “ kata Murtadji.

Dengan data surplus dan hasil panen tersebut, Murtadji membenarkan jika Tuban tidak perlu menjadi daerah peredaran beras impor karena produk petani lokal sudah mencukupi kebutuhan. (Luk)

Populer Minggu Ini

Perundungan di Sekolah, Siswa SMP di Jenu Dikeroyok Kakak kelas Sendiri

kabartuban.com - Sebuah video berdurasi singkat, hanya 18 detik,...

Beraksi Hingga Lima Kali, Pencuri di Lingkungan Ponpes Langitan Ditangkap

kabartuban.com - Aksi pencurian yang terjadi di lingkungan Pondok...

SBI Borong 3 PROPER Hijau 2025, Bukti Transformasi Industri Semakin Ramah Lingkungan

kabartuban.com - Upaya industri semen menekan emisi dan mengelola...

Bronjong Rp9,7 M di Kali Lowok Disorot, Banjir Masih Terjadi Warga Tuntut Evaluasi

kabartuban.com – Proyek pembangunan bronjong dan cek dam senilai...

Pengiriman Truk KDKMP Tabrak Pohon di Tuban, Sopir Diduga Mengantuk

kabartuban.com - Sebuah truk operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah...

Artikel Terkait