Tak Banyak Diketahui, HET Beras Segera Disosialisasikan

kabartuban.com – Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) bagi komuditas beras, baik dipasar tradisional maupun toko modern. Sayangnya, penerapan HET yang dimulai per 1 September tersebut belum banyak diketahui pedagang beras dan konsumen terutama yang berada di wilayah kecamatan dan pasar-pasar desa, Rabu (6/9/2017).

“Kami akan segera melakkan sosialisasi HET beras, utamanya di wilayah wilayah pinggiran,” ujar Drs. Agus Wijaya Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tuban.

Kata Agus, melalui sosialisasikan HET beras, paling tidak masyarakat dan pedagang akan tahu, ketentuan- ketentuan yang yang sudah berlaku, dengan begitu tidak ada gejolak harga di tengah masyarakat yang disebabkan oleh tingginya harga kebutuhan pangan utama tersebut.

“Minimal masyarakat tahu, soal HET, dan sementara ini memang belum menyentuh ke toko modern, meski HET berlaku bagi semua,” tambah Agus.

Mantan Kabag Humas Pemkab Tuban ini juga menambahkan, sejauh ini baik pantauan secara langsung maupun laporan tingginya harga beras melebihi HET belum ada, kecuali di pasar moderen yang harganya memang sudah tinggi, namun setelah sosialisasi dan penerapan seluruh pedagang beras diharapkan mematuhi aturan tersebut.

“Pasar modern itu beras apa, apakah medium atau premium, yang pasti ada harga yang lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu Kacung, pedagang beas di Pasar Desa Margomulyo, Kerek mengaku belum mengetahui aturan batu harga eceran tertinggi beras, saat ini dirinya menjual beras biasa mulai Rp9.000 sampai Rp9.200 per kilogram, dan yang kualitas bagus antara Rp9.500 sampai Rp9.800 per kilogram. Sedangkan untuk HET beras Kualitas Medium maksimal Rp9.450 dan premium 12.800 per kilogramnya.

“Kalau saja jual yang biasa Rp9.000  sampai Rp9.200, yang agak bagus gak sampai Rp10.000,” terang Kacung. (Luk)

Populer Minggu Ini

Keterangan Perangkat Desa dan Kades Bertolak Belakang di Sidang Kasus dugaan Pengelapan Lahan kades Tingkis

kabartuban.com - Sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan lahan yang...

Jelang Mudik Lebaran, Jalan Ring Road Tuban Rusak Parah

kabartuban.com - Menjelang arus mudik lebaran hari raya idul...

Proyek Sekolah Rakyat di Tuban Disosialisasikan, Tanggapi keluhan Warga Akibat Dampak Pembangunan

kabartuban.com - Penggarap pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR) di...

Pelapor Tolak Restorative Justice, Sidang Dugaan Penggelapan Lahan Kades Tingkis Berlanjut

kabartuban.com - Sidang kedua perkara dugaan penggelapan lahan yang...

Rujukan Tahanan Gangguan Jiwa ke RSJ Menur Terkendala Status Ekonomi, Dinsos Tuban Beri Penjelasan

kabartuban.com - Upaya merujuk seorang tahanan kasus dugaan pencabulan...

Artikel Terkait