kabartuban.com – Jika selama ini wisata agro dan petik buah di Jawa Timur terkenal di Kota Malang, kini Kabupten Tuban juga telah memiliki wisata petik buah yang mulai dikembangkan untuk menambah aneka ragam wisata di Bumi Wali Tuban.
Adalah, Sulistiyowati (47), warga Kecamatan Semanding Tuban, Pemilik sekaligus penggagas wisata petik jeruk mengatakan, tidak banyak yang menyadari jika tanah di Kabupaten Tuban, yakni Kecamatan Semanding memiliki potensi cukup bagus untuk dikembangkan sebagai kebun buah jeruk ini. Karena itulah dia bertekad mengembangkan kebun jeruk itu sebagai lokasi wisata petik sekaligus memberikan edukasi bagi masyarakat.
Lanjutnya, dalam kegiatan panen raya tersebut, memiliki tujuan untuk mengenalkan masyarakat Tuban adanya kebun jeruk yang selama ini jarang disadari para warga dan sekaligus membuka wawasan kepada warga Tuban kalau di kota Tuban bisa di tanami tanaman jeruk.
“Sekalian saya ingin mengajak masyarakat, masih banyak potensi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Tuban ini, salah satunya pariwisata dan pertanian,“ kata Sulistyowati.
Kebun jeruk yang berada di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban itu memiliki luas sekitar satu hektar dengan jumlah pohon mencapai kurang lebih 1.000 pohon.
Menurut Sulistyowati, jeruk hasil kebun itu dijual Rp10.000 perkilogram, oleh pembeli yang dapat memetiknya secara langsung dari pohon.
“Biar penen sendiri, kami belum menjualnya ke pasaran, sengaja agar masyarakat mengetahui,” katanya.
Dalam satu hari, kebun tersebut mampu menghasilkan sekitar 2 ton, jeruk, dengan omset sekitar bisa Rp 7 jutaan. Karena potensinya yang cukup bagus, kebun jeruk tersebut akan terus dikembangkan dan diarahkan menjadi wisata petik buah seperti di Malang Jawa Timur yang mampu menyedot wisata dari berbagai daerah untuk datang.
“Semoga kedepanya lebih baik, insyaAllah ini akan kami kembangkan lagiu, “ lanjut Sulistyo.
Ditempat yang sama, salah satu pengunjung, Muadi (52), warga dari Gresik, mengatakan, saat ini untuk menikmati wisata petik jeruk tidak harus ke Malang, sebab di Tuban juga sudah ada saat ini. Meski berwisata agro dan memetik buah secara langsung dari pohon bukan pengalaman pertamanya, memetik buah langsung dari pohon dan memakanya selalu memberikan sensasi berbeda bagi dirinya.
“Kebetulan liburan dan mau berwisata di Tuban, ini katanya baru, terus kesini, pas panen raya, jadi ikut memetik langsung dari pohonya,” kata Muadi, yeng berkunjung bersama keluarganya. (Hon)
