kabartuban.com – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban intensif turun ke lapangan untuk memantau langsung pembangunan yang ada di wilayah setempat. Pemantauan langsung lapangan ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan dan pekrjaan berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dan anggaran.
“Kegiatan kemarin itu tujuannya memantau langsung, proyek yang sudah dianggarkan dan direncanakan, sesuai dalam pelaksanaan,” ujar Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori.
Salah satu proyek yang mendapat pemantauan langsung oleh komisi D DPRD Tuban adalah pembangunan dinding jalan yang ada di Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Proyek yang dianggarkan menggunakan dana APBD 2017 ini rencananya juga akan dilanjutkan, kembali dan sudah dianggarkan pada tahun 2018 ini.
“Itu anggaran 2017, dan selanjutnya akan dibagun lagi pada anggaran 2018, karena baru sebagian ruas, dan akan dilanjutkan di tahun ini,” terangnya.
Lebih lanjut, menurut, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, proyek tanggul jalan dilaksanakan secara bertahap itu ditarget dengan target tuntas 2019. Saat ini ruas jalan yang totalnya memiliki panjang kurang lebih 2,5 kilo meter baru sebagian yang sudah berdinding. Adapun pembangunan dinding jalan selain penahan longsor, di tanah labil, juga bertujuan member kemudanan dan akses yang lebih luas terhadap mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jalan tersebut, seperti dari Desa tanggir menuju Singgahan dan sebaliknya.
“Itu kegiatan untuk menambah lebar jalan yang sejumlah hanya untuk satu kendaraan sekarang bisa untuk kendaraan berpapasan. Ini juga sering longsor, makanya ini dibangun, selama ini longsor terus,” terang Imron.
Ketua Komisi D itu berharap, pembangunan tersebut memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat, selain itu, jalur yang melintasi lahan pertanian tersebut juga memudahkan masyarakat yang akan mengangkut hasil pertaniannya saat memasuki masa panen.
“Tentunya semua ini adalah untuk masyarakat, memperlancar lalulintas dan mobilitasnya,” pungkas Imron. (ADV/ Luk)
