kabartuban.com – Mengingat status Bengawan Solo yang saat ini telah memasuki siaga dua atau siaga kuning, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban hari ini terjun kelapangan untuk memantau langsung wilayah-wilayah di Tuban yang terdampak luapan bengawan solo.
Joko Ludiono, selaku Plt Kepala BPBD Tuban menyatakan, titik rawan bencana akibat luapan sungai bengawan solo di Kabupaten Tuban adalah, Kecamatan Soko, Kecamatan Rengel, Kecamatan Plumpang dan Kecamatan Widang.
“Saat ini Tuban juga sudah memasuki siaga kuning, dan hari ini kita langsung memantau kelapangan yang rawan bencana,” ungkap Joko kepada kabartuban.com, Jum’at (30/9/2016).
Masih terang Joko, dari pantauan dilapangan, saat ini air baru meluap di beberapa sawah yang menyebabkan beberapa tanaman tenggelam.
“Air hanya meluap di beberapa sawah, tidak sampai meluap ke pemukiman atau merusak sarana dan prasarana,” pungkasnya.
Dikatakan oleh Joko, jika sudah memasuki siaga tiga pihaknya akan mulai mengerahkan tim, dan menyiapkan logistik dan peralatan ke posko-posko kecamatan.
“Saat ini kita akan sering-sering menginformasikan kenaikan debit air ke masyarakat, sehingga masyarakat akan terus siaga menanggapi bencana,” tutupnya. (har)
