Kabartuban.com- Sejumlah perlatan produksi minyak di Lapangan Gegunung, di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, mulai dipersiapkan.
Peralatan yang dipersiapakan tersebut semenjak sejumlah sumur tua dilepaskan dari penguasaan sejumlah penambang illegal beberapa waku lalu. Selain itu, saat ini dilokasi tengah dibersihkan baik dari sisa aktifitas tambang tradisional maupun persiapan produksinya.
Informasi terakhir, Kerjasama Operasional (KSO) PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PE-P) Asset 4, juga akan memasang Oil Boom, yakni peralatan untuk melokalisir tumpahan minyak agar tidak menjadi limbah yang mengalir ke lahan pertanian masyarakat.
“TGE akan pemasangan Oil Boom di kali yang bermuara ke Dusun Tuwiwiyan, Desa Kumpulrejo,” kata Ervino, Field Manager PT Tawun Gegunung Energi (23/12).
Vino juga menjelaskan, selama ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Kepala Desa Kumpulrejo terkait adanya limbah minyak dari Lapangan Gegunung. Apapun resiko dan dampak aktifitas penambangan pasca penambang tradisional sangat diperhatikan.
“Ini semua agar limbah aktifitas produksi minyak, apalagi bekas sumur tua tidak mengalir ke sungai, terutama untuk lahan pertanian,” terangnya.
Disampaikan, jika memang ada limbah minyak yang mengalir ke sungai, dapat dipastikan, itu adalah sisa limbah penambang tradisional yang sebelumnya menguasai sumur tua disana. (Lk)
