Penjualan Hewan Kurban Kambing Laris Manis di Tengah Wabah PMK

kabartuban.com – Seperti yang diketahui saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak juga menyerang sapi-sapi yang ada di Kabupaten Tuban, hal ini juga menyebabkan banyak warga yang memilih alternatif lain untuk berkurban.

Berbeda dengan penjual kambing, hal ini menjadi keberkahan tersendiri untuk beberapa pedagang yang menjual kambing atau domba di Kabupaten Tuban jelang Hari Raya Idul Adha. Salah satu pedagang yang berhasil ditemui reporter kabartuban.com mangkal di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, ia mengaku bahwa puluhan kambing dan domba yang ia jual laris manis diborong para pembeli.

“Saya buka lapak hewan kurban sejak tiga hari lalu. Nah puluhan kambing dan domba saya datangkan dari ternaknya di Bojonegoro. Saya bawa 60 hewan ternak yang terdiri dari 27 jenis kambing dan 33 jenis domba, dan ini baru pertama coba pasar di Tuban,” jelas Agus Riyadi saat ditemui oleh media ini, Rabu (6/7/2022).

Pria Asal Balen, Bojonegoro ini mengaku, dalam tiga hari sedikitnya 15 kambing dan domba telah terjual. Hal itu diakuinya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya jualan di kandang saja. Adapun yang dijual dilapaknya adalah kambing, domba yang berjenis merino.

“Memang kalau tahun lalu permintaan tidak begitu banyak, pembeli biasanya mencari kalau sudah mendekati hari raya. Tapi sekarang penjualan kambing dan domba lebih ramai dan meningkat,” tegasnya.

Untuk menjaga kesehatan ternaknya yang dijualnya, dirinya mengaku selalu rutin menjaga kebersihan tempat dan sering menyemprotkan cairan disinfektan.

“Sering disemprot disinfektan dan sering diberi vitamin dan kalau soal makanannya, saya beri makan jenis fermentasi karena kategori ternak kambing breeding,” tegasnya.

Harga yang ditawarkan pun cukup variatif, mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp7 Juta yang mana itu sudah termasuk pengantaran kepada pembeli. Sapaan akrab Agus ini juga mengaku buka hingga 24 jam hingga Hari Raya Idul Adha tiba.

“Sehari bisa mendapatkan omzet sekitar 10-15 juta dan saya juga berharap semoga segera cepat habis biar bisa ambil ternak-ternak lagi,” ucapnya sambil tertawa.

Pemkab Tuban dalam hal ini akan melakukan pemantauan terkait pengiriman sapi atau penerimaan sapi dari luar Kabupaten Tuban dengan menunjukkan Surat Keterangan Sehat dari para peternak.

Baca Lainnya: Pemkab Tuban Mulai Bagikan Vaksin Dosis Pertama PMK

“Tidak khawatir lagi karena memang kambing dan domba yang saya jual sudah di cek pak mantri dan sebelum berangkat sudah mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan Ternak (SKKH),” tutupnya. (hin/dil)

Populer Minggu Ini

H-2 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Mudik, Posyan Tuban Siaga Layani Pemudik

kabartuban.com - Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai puncaknya...

Ramadan 1447 H, Tim EW GRR Tuban Salurkan 950 Paket Sembako untuk Warga Enam Desa di Jenu

kabartuban.com - Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan tim Project...

Kades Tingkis Divonis 10 Bulan Penjara, Pelapor Soroti Dugaan Keterlibatan Perangkat Desa

kabartuban.com - Kasus penggelapan dan penipuan yang menjerat Kepala...

Tradisi Malem Songo di Tuban Tetap Ramai, 358 Pasangan Pilih Menikah di Malam ke-29 Ramadhan

kabartuban.com - Tradisi menikah pada malam ke-29 Ramadhan atau...

Antisipasi Mudik Lebaran, Jalan Ring Road Selatan Tuban Ditambal dan Ditutup Sementara

kabartuban.com - Libur Hari Raya Idulfitri tinggal menghitung hari....

Artikel Terkait