kabartuban.com – Kapolres Tuban, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fadly Samad, pimpin upacara apel Simulasi Penanganan Huru Hara dan Penjinakan Bom yang digelar di halaman Masjid Pt. PJB Ubjob PLTU Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban.
Dalam pidatonya, Kapolres menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pt. PJB Ubjob PLTU selaku penyelenggara kegiatan, pada rekan-rekan Polda penjinak bom, Kodim, Seluruh jajaran Polres Tuban, serta Masyarakat yang terlibat dalam Simulasi tersebut.
“Kurang lebih ada sekitar 300 personil yang ikut terlibat, mereka sudah melakukan geladi bersih sejak seminggu yang lalu,” terang Fadly Samad, pada kabartuban.com Selasa (22/11/2016).
Kapolres mengatakan, manajemen sekuriti sebagai jawaban perkembangan globalisasi. Keamanan merupakan faktor utama sebagai investasi yang berharga bagi perusahaan, terlebih perusahaan Negara yang menjadi obyek vital.
“Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terjadi Chaos ataupun kerusuhan, maka biaya yang dikeluarkan juga sangat banyak,” kata Kapolres.
Untuk itu, lanjut Kapolres, tidak menutup kemungkinan jika hal ini terjadi, maka yang akan membantu adalah masyarakat terdekat. Agar nantinya, dapat bersinergi dengan Stakeholder dan seluruh masyarakat, terlebih warga sekitar perusahaan yang berada di ring satu.
“Jika terjadi huru-hara, harus ada kesiap siagaan dari seluruh personil maupun stakeholder yang terkait,” ujarnya.
Kapolres asal Makassar tersebut berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat meningkatkan kewaspadaan, dapat mengetahui peran masing-masing serta prosedur yang sudah disimulasikan dan siapa saja yang bertanggung jawab.
“Diharapkan kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan hari ini saja, karena merupakan sinergitas antara perusahaan, pihak Kepolisian dan masyarakat,” pungkasnya. (Har)
