Bupati Tuban Lakukan Kunjungan Desa Wisata Budaya

kabartuban.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky tengah melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Budaya yang berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kamis (24/02/2022). Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Tuban menyaksikan seni puncak dor, kesenian wayang dan meninjau pembangunan infrastruktur SDN Sukorejo dan SDN Kemlaten. Juga diserahkan bantuan rantangan bagi lansia yang kurang mampu.

Pada kesempatan ini, Bupati Tuban itu berdialog dengan seniman, budayawan, dan warga desa setempat terkait pengembangan Desa Sukorejo. Tampak hadir pula jajaran pimpinan OPD terkait, Camat, dan Forkopimka Parengan.

Ia mendorong untuk para pegiat seni budaya di Kabupaten Tuban agar mendata kekayaan budaya yang ada. Selain itu, setiap karya harus dipatenkan sebagai hasil kekayaan intelektual yang ada dan pada akhirnya akan menjadi royalti bagi pencetus hasil tersebut.

“Langkah tersebut sebagai bentuk pelestarian seni budaya agar tidak diklaim oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.

Menurutnya juga, pelestarian budaya hendaknya dilakukan secara terus-menerus dari generasi ke generasi. Tidak hanya itu, seniman dan budayawan diharapkan mampu mengajarkan seni dan budaya di Lembaga Pendidikan mulai dari SD hingga SLTA.

“Pendidikan berbasis budaya akan menjadi pondasi dasar karakter masyarakat Kabupaten Tuban, sekaligus sebagai filter derasnya budaya asing yang tidak sesuai dengan keluhan pekerti,” terangnya.

Lebih lanjut Pemkab Tuban berkomitmen menyediakan infrastruktur dalam berkesenian. Ke depannya, tiap desa di Kabupaten Tuban akan dikembangkan, fokus sesuai potensi masing-masing.

“Jika memang warga Desa Sukorejo berkomitmen menjadi desa wisata budaya, mari kita wujudkan Bersama-sama. Harus benar-benar dikonsep, ditata konkret dan berkesinambungan,” tuturnya.

Saat ini tiap OPD Kabupaten Tuban diberikan tanggungjawab untuk memiliki Desa Binaan agar mampu memunculkan potensi dan kearifan local. Adapun peranan OPD menjadi Pembina, pendamping bagi masyarakat di desa binaan.”Menjadi bapak atau ibu bagi warga desa binaan,”sambungnya.

Hal tersebut selaras dengan program one Village, One Product yang nantinya mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi warga desa. Pengembangan desa binaan akan didukung dengan infrastruktur yang memadai, seperti akses jalar lebar, stan UMKM, dan peta lokasi desa. (hin/dil)

Populer Minggu Ini

Tradisi Malem Songo di Tuban Tetap Ramai, 358 Pasangan Pilih Menikah di Malam ke-29 Ramadhan

kabartuban.com - Tradisi menikah pada malam ke-29 Ramadhan atau...

Antisipasi Mudik Lebaran, Jalan Ring Road Selatan Tuban Ditambal dan Ditutup Sementara

kabartuban.com - Libur Hari Raya Idulfitri tinggal menghitung hari....

Menjelang Arus Mudik Lebaran, Puluhan Sopir Angkutan di Terminal Kambang Putih Tuban Jalani Tes Urine

kabartuban.com - Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, puluhan...

Truk Trailer Diduga Milik PT TGE Melintas di Jalan Kelas Kecil Tuban, Satlantas dan Dishub Ultimatum

kabartuban.com - Aktivitas truk trailer pengangkut alat berat yang...

Kades Tingkis Kembalikan Rp90 Juta ke Korban, Jaksa Tuntut 1 Tahun Penjara

kabartuban.com - Kasus dugaan penggelapan lahan yang menjerat Kepala...

Artikel Terkait