kabartuban.com – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilakukan secara serentak di Jawa Timur, rupanya tidak akan berpengaruh bantak pada pertumbuhan ekonomi di daerah, termasuk di Kabupaten Tuban.
Hal ini seperti yang disampikan oleh Ahmad Makhsun, Asistant Manager Bisnis Micro BRI, Cabang Tuban, meski tidak terlalu seknifikan, Pilkada akan sedikit membawa dampak bagi pertumbuhan ekonomi micro.
Karena pada moment tersebut, belanja atau pengeluaran dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan kegiatan poitik akan memenuhi kebutuhan partai politiknya, utamanya untuk promosi.
”Ada sih sebagian kecil, namun bisnis micro tidak seberapa besar,” kata Maksun (02/01/2018).
Dikatakan Makhsun, kondisi tahun 2018 atau tahun politik ini akan mendorong pergerakan ekonomi hampir disemua lini, termasuk UMKM yang terkerek oleh kebutuhan Parpol, salah satunya bisnin yang bergerak dalam bidang jasa branding, sablon kaos Parpol, jasa organiser, dan lainya.
”Cenderung dalam partai besar, biasanya bisnis micro tidak terlalu terlibat, misalkan untuk branding, biasanya langsung pada produsen besar, beda lagi kalau pemilu legislatif, akan semakin banyak UMKM yang terlibat karena karena calon mungkin akan menggunakan jasa UKM didaerah,” katanya.
Menurut Makhsun, bisnis mikro sebenarnya lebih dipengaruhi kondisi iklim, karena kebanyakan pelakau bisnis ini akarnya ada di masyarakat bawah.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Peridustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tuban, Drs Agus Wijaya mengatakan, tahun politik memang sedikit banyak akan memberikan dampak bagi tumbuhnya ekonomi mikro, akan tetapi pertumbuhanya diprediksi tidak terlalu banyak. Sebab tidak banyak usaha kecil yang akan terlibat dalam belanja partai politik di daerah.
”Saya pikir tidak terlalu untuk Tuban, misalnya sablon dan lainya belum kelihatan, karena setahu saya tidak banyak juga yang dilibatkan Parpol. Bahkan even organiser kegiatan salah satu calon beberapa waktu lalu, berasal dari luar bukan dari daerah,” kata Agus. (Luk)
