kabartuban.com – Sektor pertanian memang menyimpan potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, dalam hal ini, selain blimbing Tasikmadu, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Tuban juga akan mengembangkan buah Duku di Desa Prunggahan Kulon.
“Selain blimbing tasikmadu, Duku Prunggahan Kulon juga sangat berpotensi untuk agrobisnis di Tuban,” terang Kepala Kelembagaan dan Ketenagaan BPPKP Kabupaten Tuban, Aris Yulisetiyanto, kepada kabartuban.com, Rabu (27/4/2016).
Menurutnya, selain terkenal dengan buah Siwalannya, Prunggahan Kulon sangat berpotensi untuk dijadikan kawasan agrobisnis untuk menunjang perekonomian di sektor pertanian.
“Tanaman spesifik dapat dijadikan ciri suatu daerah. Selain Tuban terkenal dengan buah Siwalan dan Legen, nantinya juga akan terdapat buah Duku, Blimbing Tasikmadu dan Jambu Biji,” paparnya.
Aris melanjutkan, untuk jenis tanaman agrobisnis, pihaknya menyebutkan hendak dikembangkan tanaman holtikultura. Akan tetapi masih buah yang menjadi primadona unggulan daerah.
Sementara itu, Darko selaku kepala Desa Prunggahan Kulon menanggapi adanya rencana Pemerintah Daerah yang akan mengembangan buah Duku di Prunggahan Kulon. Pihaknya sangat mengapresiasi karena kedepannya akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Saya sangat mengapresiasi, biar semua orang tahu kalau Tuban punya buah unggulan yaitu Duku Prunggahan Kulon,” terangnya.
Namun, lanjut Darko, saat ini di Prunggahan kulon masih minoritas yang menanam Duku, lantaran Duku adalah buah yang tergolong lama untuk berbuah.
“Memang berpotensi, karena dekat bantaran sungai, tapi Duku itu sulit tanamnya, sekali tanam sampai 10 tahun baru buah, jadi lama hasilnya,” tutup Darko.
