Saksi Ahli : Batu Gamping di Rembang itu Tidak Mengandung Air

Foto 1 (1)kabartuban.com – Sidang gugatan terhadap izin Lingkungan Kegiatan Penambangan dan Pembangunan Pabrik Semen oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah kembali berlangsung Kamis (19/3). Agenda sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kali ini mendengar kesaksian dari saksi ahli tergugat.

Kuasa hukum tergugat menghadirkan Dosen Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Heru Hendrayana sebagai saksi ahli. Kehadiran pakar hidrologi ini untuk menjawab persoalan lingkungan yang menjadi isu kuat dari para penggugat.

Dalam kesaksiannya, Heru mengatakan PT Semen Indonesia Tbk melakukan penambangan batu gamping (kapur) sebagai bahan baku semen. Batu seperti ini berada di wilayah yang tidak memiliki sumber air. “Jadi tidak ada masalah dalam pembangunan pabrik semen di Rembang,” kata Heru, Kamis (19/3).

Batu gamping merupakan  batuan karbonat yang memiliki kandungan mineral kalsit (CaCO3) tinggi. Batu ini memiliki warna putih keabu-abuan. Agar dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan bangunan setelah melalui proses pembakaran.

Batu gamping yang berada di Rembang itu adalah batu gamping yang tidak memiliki pori-pori. Selain itu, ada pula batu gamping yang bisa mengandung air. Ciri paling mudah batu gamping yang mengandung air apabila batu gamping itu memiliki rongga.  Heru memastikan penjelasannya ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Heru pun mangatakan, bahwa pembangunan Pabrik Semen di Rembang akan menimbulkan dampak positif yang sangat signifikan. “Masyarakat bisa bekerja di Pabrik, sehingga nilai pengangguran di Kota Rembang sendiri akan berkurang dikarenakan masyarakatnya bekerja dan menerima hasilnya untuk mereka sendiri,” tegas Heru.

Sidang ini berawal dari gugatan Joko Prianto, dkk yang menggugat Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Nomor 660.1/17 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan dan Pembangunan Pabrik Semen oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk di Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah tertanggal 7 Juni 2012. Adapun tergugat dala kasus ini adalah Gubernur Jawa Tengah yang mengeluarkan izin lingkungan ini dan PT Semen Indonesia Tbk selaku tergugat intervensi.

Hot this week

Kemiskinan di Tuban Didominasi Masyarakat Pedesaan

kabartuban.com - Angka kemiskinan di Provinsi Jawa Timur menurun,...

Galon Air Kemasan Isi Ulang Wajib Cantumkan Label BPA, Pelaku Usaha di Tuban Belum Tahu

kabartuban.com - Banyak galon air kemasan isi ulang yang...

Polres Tuban Terapkan Sistem Hunting Pada Ops Semeru 2024

kabartuban.com - Polres Tuban mulai menggelar Operasi Patuh Semeru 2024...

Polres Tuban Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Semanding

kabartuban.com - Kasus viral pembuangan bayi di teras rumah...

Warga Bektiharjo Temukan Bayi di Depan Pintu Rumah

kabartuban.com - Masyarakat Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban,...

Topics

Kemiskinan di Tuban Didominasi Masyarakat Pedesaan

kabartuban.com - Angka kemiskinan di Provinsi Jawa Timur menurun,...

Polres Tuban Terapkan Sistem Hunting Pada Ops Semeru 2024

kabartuban.com - Polres Tuban mulai menggelar Operasi Patuh Semeru 2024...

Polres Tuban Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Semanding

kabartuban.com - Kasus viral pembuangan bayi di teras rumah...

Warga Bektiharjo Temukan Bayi di Depan Pintu Rumah

kabartuban.com - Masyarakat Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban,...

Syarat, Rukun dan Kewajiban Dalam Ibadah Haji

kabartuban.com - Haji merupakan salah satu ibadah umat muslim...

Satpam Samudra Ditemukan Tak Bernyawa

kabartuban.com - Warga di kawasan Gang Makam, Kelurahan Latsari,...

Insiden Tragis, Dua Anak Meninggal Dunia Karena Tenggelam di Jati Wangi

kabartuban.com - Insiden tragis terjadi di kolam renang Jati...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img