Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Bergerak

kabartuban.com – Satgas Pangan Polres Tuban mulai meningkatkan pemantauan pasar dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan pasokan bahan pangan utama (Sembako) tidak terkendala menjelang dan selama Ramadhan. Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi penimbunan yang akan berpengaruh pada gejolak harga dipasaran.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, sudah mengintruksikan anggota polsek jajaran, untuk terjun langsung ke pasar-pasar tradisional bersama tim satgas pangan, yang terdiri dari Polri, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perdagangan.

“Seluruh jajaran Satgas Pangan sudah turun, akan melihat, pertama akan memantau harga, jika memang naik akan langsung di cek, apa penyebabnya,” Kata AKBP Nanang.

Kapolres mengingatkan agar oknum penimbun tidak berulah di wilayah hukumnya, sebab, pihaknya akan menindak tegas aksi penimbunan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang ada.

“Kami ingatkan, menjelang ramadhan, jangan sampai menimbun, ini akan langka, jika harga tinggi masyarakat yang dirugikan, jika ada pelanggaran hukum akan langsung kami tindak,” terang kapolres.

Menurut Kapolres Tuban itu, sejauh ini ketersediaan bahan pokok masih relatif aman, meski sejumlah komuditi sepeti telur, dan komuditi bumbu dapur mengalami kenaikan, seluruhnya masih dalam presentase yang wajar.

“Pasokan aman, kami sudah berkoordinasi dengan forkopimda, untuk melakukan pemantauan, jika ada gejala akan langusng dicari permasalahannya,” imbuh Nanang.

Lebih anjut, kapolres membuka lebar pengaduan masyarakat berkaitan dengan pelanggaran hukum apapun, termassuk jika ada pelanggaran soal pangan menjelang Ramadhan dan selama Ramadan. Aduan dapat disampaikan langsung dengan datang ke polres maupun melalui aplikasi berbasis android Sibi Polres Tuban.

“Masyarakat juga dapat melaporkan ke kami terbuka, bisa ke polres maupun melalui aplikasi kami Polres Tuban Sibi,” lanjutnya.

Sementara itu, pantauan harga di Pasar Baru Tuban, sejumlah komuditi seperti telur ayam dan daging ayam sudah mulai merangkak naik meski pasokan tidak berkurang. Diakui sejumlah pedagang, kenaikan sudah terjadi sejak hampir satu pekan ini. Semula harga ayam potong antara Rp27.000 hingga Rp29.000 per kilogram, saat ini sudah mencapai Rp33.000 per kilogram

“Puasa masih dua pekan lagi, namun daging ayam dan telur ini sudah mulai naik, sekarang ini ” ujar Mariam, pedagang daging ayam di pasar baru Tuban. (Luk)

Populer Minggu Ini

Puskesmas Gaji Berjalan Tanpa Dokter, Warga Mengeluh Tak Bisa Konsultasi

kabartuban.com - Pelayanan kesehatan di Puskesmas Gaji, Kecamatan Kerek,...

Perlindungan Mandek, Ribuan Guru TPQ di Tuban Kehilangan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

kabartuban.com - Ribuan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di...

Sungai Tersumbat Limbah Kuarsa, Petani dan Nelayan Jenu Terjepit Bertahun-tahun

kabartuban.com - Aliran sungai di Kecamatan Jenu tak lagi...

Hendak Takziah, Minibus Elf Terperosok ke Sawah di Tuban, Satu Penumpang Meninggal Dunia

kabartuban.com - Perjalanan rombongan takziah berubah menjadi tragedi di...

Artikel Terkait