Diserang White Spot, Petambak Vannamei di Temaji Banting Setir Budidaya Nila dan Bandeng

kabartuban.com – Serangan White Spot (WS) pada udang Vannamei di Desa Temaji Kecamaan Jenu, Kabupaten Tuban, membuat sejumlah petambak banting stir dan beralih budidaya ikan nila dan Bandeng di tambak mereka sebagai pengganti udang. Meski secara ekonomis hasil budidaya ikan dibawah Vannamei, langkah tersebut diambil petambak agar kerugian tidak semakin besar.

Bahrun, salah satu petambak Vannamei, mengatakan, udang Vannamei ditambak garapanya terpaksa dipanen sebeluM waktunya (Panen dini) akibat serangan hama WS beberapa waktu lalu. Udang yang masih dalam masa pembesaran terpaksa dijual karena sebagian sudah mati akibat serangan virus tersebut.

“Belum waktunya panen, tapi agar tidak terlalu besar kerugianya, kita panen lebih awal dan menggantinya dengan nila sama bandeng,” terang Bahrun.

Lanjut Bahrun, untuk memulihkan kondisi tambak pasca serangan White Spot, diperlukan waktu kurang lebih empat bulan. Selama menunggu Agar usaha tambaknya tetap berjalan, dirinya memutuskan untuk menebar benih ikan nila dan bandeng sekaligus sebagai usaha membersihkan tambak dari virus.

“Daripada kosong, ya dikasih benih bandeng sama nila, itung-itung hasilnya nanti bias bias buat beli benih untuk Vannamei berikutnya,” imbuh Bahrun.

Tidak hanya Bahrun, kerugian akibat WS juga dirasakan sejumlah petambak Vannamei lainnya yang berlokasi tidak jauh dari tambak yang dia kelola. Beberapa petambak mengalami kerugian hingga puluhan juta akibat serangan virus yang mematikan udang tersebut, sayangnya Bahrun enggan menyebutkan secara detail kerugian akibat White Spot itu.

“Sekitar sini juga banyak, malah beberapa tambak dikuras pasca serangan WS,” imbuh bahrun sambil menunjuk salah tambak. (luk)

Populer Minggu Ini

Desa Digital di Tuban Dikeluhkan: Bayar Mahal, Internet Justru Lemot

kabartuban.com - Program internet gratis atau Desa Digital di...

DPRD Tuban Semprot Rencana RTH, Dinilai Belum Mendesak, Infrastruktur Jalan Lebih Prioritas

kabartuban.com - Rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di...

Bupati Klaim LPG 3 Kg Clear, Warga Masih Harus Berburu dengan Harga 25 Ribu

Editorial – Mentari pagi belum tinggi, namun panas terik sudah...

Aksi Senyap Pembalak Liar Terbongkar, Polisi-Perhutani Amankan Kayu Jati Ilegal

kabartuban.com - Upaya penindakan terhadap praktik penebangan liar di...

Kebijakan Berubah Setelah Di Protes Warga: Rekrutmen SPPG Rengel Disorot Minim Transparansi

kabartuban.com - Polemik rekrutmen tenaga kerja di Satuan Pelayanan...

Artikel Terkait