Semen Indonesia Gelar Jalan Sehat Bersama Pekerja Konstruksi di Tuban

361

JALAN-SEHAT-6kabartuban.com – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (PT SI) untuk melakukan pembinaan dan menjalin hubungan baik dengan para pekerja konstruksi tampaknya terus dilakukan. Bersama para pekerja konstruksi, PT SI menyelenggarakan kegiatan jalan sehat bersama Forpimda Tuban, Dinas terkait, Distributor dan Anak Usaha Semen Indonesia, dengan start/finish di Alun-Alun Tuban. Kegiatan ini juga diramaikan dengan kehadiran Klub MobSG, Minggu (29/9/2013)

Keikutsertaan pekerja konstruksi di kegiatan jalan sehat tidak hadir sendiri melainkan beserta keluarganya. Total jumlah mereka sebanyak 6.000 orang berasal dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro serta Lamongan. Dalam kegiatan ini, panitia  menyiapkan 210 doorprize.

Sebagian besar dari pekerja konstruksi yang mengikuti jalan sehat adalah mereka yang terlatih di bidang pekerjaannya sekaligus pernah mendapatkan pembinaan yang difasilitasi oleh PT SI. Seperti yang dialami Warjito, pekerja konstruksi dari Kecamatan Jenu ini juga telah mendapatkan pembinaan dan sertifikasi yang diselenggarakan oleh PT SI. Tidak hanya itu, Warjito saat ini juga menjadi Duta Terampil untuk wilayah Kabupaten Tuban, karena prestasinya pernah meraih juara nasional lomba tukang terampil pada th. 2008-2009 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.

Ka. Departemen Pengembangan Pemasaran SI, Rudi Hartono menuturkan bahwa SDM di bidang konstruksi adalah pengguna langsung produk semen kami, sehingga sangat penting bagi perseroan untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitasnya dan mempererat komunikasi dengan mereka.

“Pekerja konstruksi juga sangat berperan dalam memberi rekomendasi pembelian produk semen. Tentu menjalin sinergi dengan mereka bisa memperkuat posisi Semen Indonesia di pasar. Dari sisi pemasaran, langkah merangkul pekerja konstruksi adalah hal vital untuk menciptakan model pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth marketing) yang efektif,” ujar Rudi.

Lebih lanjut Rudi menambahkan,” Sebagai pemimpin pasar (market leader) di industri semen, perusahaan tidak hanya berorientasi pada produk semen yang bagus (product-centric), tetapi sudah mengarah kepada bagaimana membuat customer merasa nyaman dan selalu terpuaskan (customer-centric) itu kunci kami bisa terus mempertahankan penguasaan pasar di industri semen nasional yang semakin kompetitif .”

“Seperti halnya di Area III (Tuban, Bojonegoro, Lamongan) volume penjualan Semen Gresik periode Januari s.d. Agustus 2013 mencapai 316.625 ton, ada peningkatan sebesar 11,37 persen dibanding periode yang sama th. 2012 yaitu sebesar 284.300 ton. Sedangkan untuk keseluruhan wilayah Jatim, selama Januari-Agustus 2013 penjualan Semen Gresik mencapai 3,32 juta ton, atau naik 10,82 persen dari periode yang sama tahun 2012 sebesar 2,99 juta ton,” pungkasnya. (im/riz)

kabartuban.com – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (PT SI) untuk melakukan pembinaan dan menjalin hubungan baik dengan para pekerja konstruksi tampaknya terus dilakukan. Bersama para pekerja konstruksi, PT SI menyelenggarakan kegiatan jalan sehat bersama Forpimda Tuban, Dinas terkait, Distributor dan Anak Usaha Semen Indonesia, dengan start/finish di Alun-Alun Tuban. Kegiatan ini juga diramaikan dengan kehadiran Klub MobSG, Minggu (29/9/2013)

Keikutsertaan pekerja konstruksi di kegiatan jalan sehat tidak hadir sendiri melainkan beserta keluarganya. Total jumlah mereka sebanyak 6.000 orang berasal dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro serta Lamongan. Dalam kegiatan ini, panitia  menyiapkan 210 doorprize.

Sebagian besar dari pekerja konstruksi yang mengikuti jalan sehat adalah mereka yang terlatih di bidang pekerjaannya sekaligus pernah mendapatkan pembinaan yang difasilitasi oleh PT SI. Seperti yang dialami Warjito, pekerja konstruksi dari Kecamatan Jenu ini juga telah mendapatkan pembinaan dan sertifikasi yang diselenggarakan oleh PT SI. Tidak hanya itu, Warjito saat ini juga menjadi Duta Terampil untuk wilayah Kabupaten Tuban, karena prestasinya pernah meraih juara nasional lomba tukang terampil pada th. 2008-2009 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.

Ka. Departemen Pengembangan Pemasaran SI, Rudi Hartono menuturkan bahwa SDM di bidang konstruksi adalah pengguna langsung produk semen kami, sehingga sangat penting bagi perseroan untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitasnya dan mempererat komunikasi dengan mereka.

“Pekerja konstruksi juga sangat berperan dalam memberi rekomendasi pembelian produk semen. Tentu menjalin sinergi dengan mereka bisa memperkuat posisi Semen Indonesia di pasar. Dari sisi pemasaran, langkah merangkul pekerja konstruksi adalah hal vital untuk menciptakan model pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth marketing) yang efektif,” ujar Rudi.

Lebih lanjut Rudi menambahkan,” Sebagai pemimpin pasar (market leader) di industri semen, perusahaan tidak hanya berorientasi pada produk semen yang bagus (product-centric), tetapi sudah mengarah kepada bagaimana membuat customer merasa nyaman dan selalu terpuaskan (customer-centric) itu kunci kami bisa terus mempertahankan penguasaan pasar di industri semen nasional yang semakin kompetitif .”

“Seperti halnya di Area III (Tuban, Bojonegoro, Lamongan) volume penjualan Semen Gresik periode Januari s.d. Agustus 2013 mencapai 316.625 ton, ada peningkatan sebesar 11,37 persen dibanding periode yang sama th. 2012 yaitu sebesar 284.300 ton. Sedangkan untuk keseluruhan wilayah Jatim, selama Januari-Agustus 2013 penjualan Semen Gresik mencapai 3,32 juta ton, atau naik 10,82 persen dari periode yang sama tahun 2012 sebesar 2,99 juta ton,” pungkasnya. (im/riz)