Tidak Ada Tilang Konvensional, Ratusan Ribu Pelanggar Lalu Lintas Masih Ditemukan di Tuban

26
foto: ilustrasi penilanggan konvensional

kabartuban.com – Usai ditiadakannya peraturan larangan tilang secara konvensional, rupanya hal tersebut malah membuat kesadaran pengguna lalu lintas rendah. Sebab ternyata banyak sekali di Kabupaten Tuban ditemukan pelanggaran kasat mata yang terlihat, Jumat (2/12/2022).

Hal ini disampaikan langsung oleh KBO Satlantas Polres Tuban, Iptu Sampir Santoso saat dikonfirmasi. Pihaknya mengaku jika jumlah pelanggar di Kabupaten Tuban memang mengalami peningkatan, adapun pelanggaran tersebut sering ditemui di jalan protokol Kabupaten Tuban.

Melalui hasil catatan yang telah terkumpul jika sebanyak 138.508 pelanggar tersebut hanya diberikan surat teguran saja, sedangkan untuk rinciannya sendiri 138.152 pelanggar yang terjading di Bulan Oktober dan di Bulan November sebanyak 357.

foto: surat teguran pelanggaran lalu lintas

“Sampai saat ini dalam upaya menertibkan pemakai jalan Satlantas Polres Tuban tidak melakukan penilangan, namun melakukan edukasi dan himbauan,” tuturnya.

Baca Juga:

Senada dengan hal tersebut, Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Ipda Kistelya Patayama Ray menyebut jika polisi akan tetap berada di jalan sebagaimana yang mereka lakukan sebelumnya, namun jika ditemukan pelanggaran pada pengendara akan di stop sementara untuk selanjutnya diberikan teguran.

“Polisi tetap ada di jalan untuk patroli seperti biasa, misalnya ada pelanggaran dari pengendara contohnya SIM maka kita akan berhentikan untuk di edukasi serta diingatkan,” Instruksi larangan tilang manual tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022. Surat telegram itu ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

foto: surat pernyataan pelanggaran lalu lintas

Namun bila pelanggaran tersebut menyebabkan kecelakaan lalu lintas, maka hukum akan tetap ditegakkan. (hin/dil)