Warga Ring 1 Tuntut Kompensasi Pasca Kebakaran di Kawasan PT TPPI Tuban

kabartuban.com – Warga dari tiga desa di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, yakni Desa Tasikharjo, Remen, dan Purworejo, menggelar audiensi dengan pihak PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Balai Desa Tasikharjo, Senin (20/10/2025). Mereka menuntut kompensasi atas insiden kebakaran yang terjadi di kawasan perusahaan industri petrokimia dan pengilangan minyak bumi tersebut pada Kamis (16/10/2025).

Warga menilai, kebakaran yang disebabkan oleh kebocoran pipa itu menimbulkan kerugian, termasuk dampak psikologis bagi masyarakat sekitar. Menurut mereka, setiap kali terjadi insiden, warga di sekitar perusahaan selalu menjadi pihak yang paling terdampak.

Sebelumnya, audiensi serupa juga telah dilakukan di area perusahaan. sehingga mereka kembali menggelar pertemuan untuk menagih kepastian.

Selain kompensasi, warga juga meminta agar rekrutmen tenaga kerja diutamakan bagi warga yang tinggal di ring 1 perusahaan. Mereka turut mendesak agar PT TPPI menambah personel di bagian komunikasi atau humas untuk menangani situasi darurat secara lebih cepat.

Kepala Desa Tasikharjo, Damuri, menyampaikan bahwa audiensi kali ini merupakan bentuk aspirasi warga terdampak yang meminta kepastian dari pihak perusahaan.

“Paling tidak, ada jawaban pasti terkait kompensasi tersebut, yang saat ini masih dirapatkan oleh pihak manajemen,” ujar Damuri.

Ia menambahkan, warga memberikan tenggat waktu hingga Rabu (22/10/2025) untuk memperoleh kejelasan. Jika tidak ada kepastian, warga mengancam akan menggelar aksi demonstrasi di area perusahaan.

Menanggapi hal itu, CSR and Comrel PT TPPI, Tinoto, menyampaikan bahwa permintaan kompensasi dari warga masih dalam proses pengajuan dan kajian internal perusahaan.

“Audiensi yang kedua ini sebenarnya untuk menjawab tuntutan pada audiensi pertama. Beberapa tuntutan sudah kami tindak lanjuti, dan terkait kompensasi masih dalam tahap pengajuan serta pengkajian,” jelasnya. (fah)

Populer Minggu Ini

Goa Akbar Terpuruk di Tengah Tren Wisata Tuban, Pasar Tradisional Disebut Jadi Biang Sepi Pengunjung

kabartuban.com - Di saat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor...

SH Terate Tuban Beri Perlindungan BPJS bagi Calon Warga dan Pengurus

kabartuban.com - Sebanyak 1.106 calon warga Persaudaraan Setia Hati...

Hantavirus Mulai Merebak di Indonesia, Dinkes Tuban Perkuat Kewaspadaan

kabartuban.com - Di tengah meningkatnya kasus Hantavirus di Indonesia,...

Pria Asal Plumpang Meninggal Mendadak Saat Pantau Sapi di Pasar Semanding

kabartuban.com - Di tengah ramainya aktivitas jual beli hewan...

Misteri Maling Sapi di Tuban Belum Terpecahkan,Peternak Was-was Jelang Idul Adha

kabartuban.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, kasus pencurian...

Artikel Terkait