Kasus DBD di Widengan Meningkat, Dinkes P2KB Kembali Lakukan Fogging

29
Foto ilustrasi fogging/Internet

kabartuban.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban kembali menghadapi tantangan serius dengan meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lingkungan Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Tuban.

Syahrul Afifa Ratna Sari, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Tuban, mengungkapkan keprihatinan atas peningkatan kasus DBD di lingkungan tersebut. Meskipun telah dilakukan pengasapan sebelumnya, jumlah penderita DBD terus bertambah.

“Kami telah mengirim petugas untuk melakukan fogging di lingkungan tersebut sebanyak dua kali sebelumnya, dan hari ini kami mengirimkan petugas lagi untuk pengasapan,” ungkap Sari, Kamis (25/04/2024).

Namun, Sari juga menjelaskan bahwa fogging bukanlah solusi utama dalam memberantas nyamuk penyebab DBD. Pengasapan yang terlalu sering dapat menyebabkan resistensi nyamuk, meninggalkan residu insektisida di lingkungan, dan berpotensi menimbulkan dampak keracunan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk aktif dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan meningkatkan peran juru pemantau jentik di rumah masing-masing.

Di lingkungan tersebut, M. Afif Amrullah, Ketua RT, mencatat adanya delapan kasus DBD. Dia terus menggalakkan upaya pencegahan dengan mengajak warga untuk menjaga kebersihan dan rutin menguras tempat-tempat penyimpanan air setiap tiga hari sebagai bagian dari PSN.

Afif juga mengapresiasi respons cepat dari Dinkes P2KB, Puskesmas setempat, dan Kelurahan Gedongombo yang segera bertindak dengan melakukan pengasapan di lingkungan tersebut. Kolaborasi antara berbagai pihak diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran DBD dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

baca juga: Kasus DBD Meningkat di Tuban, Masyarakat Harus Waspada dan Melakukan Pencegahan

“Kami sangat berterima kasih atas respons dari Dinas Kesehatan yang hari ini kembali melakukan pengasapan untuk kali ketiga di sini. Semoga tidak ada kasus tambahan lagi,” pungkas Afif.

disamping itu, data yang dirilis oleh Dinkes P2KB, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tuban mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, tiga pasien DBD dilaporkan meninggal dunia karena keterlambatan penanganan. Selama periode Januari hingga saat ini, total kasus DBD mencapai 313 kasus yang tersebar di berbagai Kecamatan di Tuban. (za/zum)

/