Warga Sekitar Bengawan Solo, Dihimbau untuk Waspada

kabartuban.com – Diduga ada buaya liar yang kerap muncul, warga di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo resah. Mereka khawatir binatang buas itu akan menyerang warga yang beraktifitas di sekitar sungai.

“Kami mengumpulkan Kepala Desa, untuk menghimbau kepada warganya agar tidak beraktifitas di Bengawan Solo,” kata Camat Widang, Drs Sartono kepada Kabartuban.com, Jum’at (16/11/2018).

Upaya lain yang dilakukan yakni berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban. Selain itu juga memasang garis polisi agar warga tidak beraktifitas di lokasi yang diduga menjadi tempat buaya berada.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak- pihak terkait, disekitar lokasi munculnya buaya juga kami berikan garis Polisi, agar warga  tidak main-main disekitar lokasi,” Terang Camat Widang itu.

Menurut Sartono, diperkirakan ada enam hingga tujuh buaya yang muncul beberapa kali, berdasarkan laporan warga. Binantang tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 3 meter.

“Saya masih menunggu, ingin tahu sendiri. Karena kemarin dilaporkan warga ada banyak, enam sampai tujuh,” Lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Tuban Joko Ludiyono membenarkan, ada laporan dari warga Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang kepada petugas BPBD. Buaya itu muncul di Bengawan Solo.

Sekitar tujuh buaya menepi ke pinggir bengawan solo yg berada di Dusun Jepuro Desa Ngadipuro Widang, Masyarakat agak khawatir dengan munculnya buaya” kata Joko.

Kepala BPBD Juga mengingatkan kepada warga agar berhati-hati dan mewaspadai buaya yang ada di bengawan solo. Warga diminta mengurangi aktifitas di sekitar bengawan, yang diduga menjadi lokasi buaya berada.

“Warga agar waspada dan selalu berhati hati,” Pungkas Joko. (Dur/Rul)

Populer Minggu Ini

Desa Digital di Tuban Dikeluhkan: Bayar Mahal, Internet Justru Lemot

kabartuban.com - Program internet gratis atau Desa Digital di...

DPRD Tuban Semprot Rencana RTH, Dinilai Belum Mendesak, Infrastruktur Jalan Lebih Prioritas

kabartuban.com - Rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di...

Bupati Klaim LPG 3 Kg Clear, Warga Masih Harus Berburu dengan Harga 25 Ribu

Editorial – Mentari pagi belum tinggi, namun panas terik sudah...

Aksi Senyap Pembalak Liar Terbongkar, Polisi-Perhutani Amankan Kayu Jati Ilegal

kabartuban.com - Upaya penindakan terhadap praktik penebangan liar di...

Kebijakan Berubah Setelah Di Protes Warga: Rekrutmen SPPG Rengel Disorot Minim Transparansi

kabartuban.com - Polemik rekrutmen tenaga kerja di Satuan Pelayanan...

Artikel Terkait