Fungsi Drainase Tak Maksimal, Jl. Letda Sucipto Jadi Langganan Tergenang Air

300

Kabartuban.com – Setiap kali hujan deras turun, Jalan Ledta Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, menjadi langganan genangan air. Hal tersebut dikarenakan draianse di kawasan tersebut belum maksimal menerima aliran air hujan.

Dari pantauan kabartuban.com, Senin (5/2/2018) pagi, kondisi dua ruas jalan tergenang air hujan. Bahkan dalamnya genangan air mencapai sekitar 10 hingga 15 centimeter.

Salah satu pengguna Jalan, Suyitno warga Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, mengeluhkan kondisi jalan yang tergenangi air, karena membuat ketidaknyamanan saat berkendara, terlebih saat ada kendaraan besar yang berpapasan, secara pasti pengendara motor akan basah kuyup karena percikan air.

“Tiap kali usai hujan deras dapat dipastikan jalan sini ada genangan airnya, jadi harus hati-hati ketika lewat, belum lagi kalau ada kendaraan besar mas, ” ujar Suyitno kepada Kabartuban.com.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Tuban, saat dikonfirmasi membenarkan akan adanya genangan air hujan yang membanjiri jalan Letda Sucipto, dikarenakan gorong-gorong atau saluran air yang berada disisi jalan belum berfungsi maksimal.

“Meluapnya air hujan dijalanan tersebut, memang disebabkan debit air hujan yang terlalu deras dari dataran tinggi, dan langsung masuk ke drainase yang membuat overload mas” sambungnya.

Mantan Camat Plumpang ini akan segera mengambil solusi dengan membuat kolam resap tanah eks bengkok yang berada di depan Perumahan Tuban akbar, jadi air yang dari hulu itu tidak langsung masuk kedalam drainase, namun masuk dulu ke dalam kolam, kemudian akan dikeluarkan kemabli ke gorong-gorong sesuai dengan kapasitasnya.

“Kita kemarin sudah mengusulkan agar segera mempunyai sebuah kolam retensi (resapan,red) yang besar, sehingga air sebelum masuk ke draianese kota, masuk terlebih dahulu kedalam situ dulu, supaya tidak terjadi luapan air seperti itu,” pungkasnya. (Dur)

Apa Komentarmu?

SHARE