Dulu Berikan Kode Pesan, Kini Lesung Di Festivalkan

kabartuban.com – Kekayaan alat musik di Nusantara memang tidak diragukan lagi, dengan adanya keberagaman suku, budaya dan bahasa, menjadi nilai paling berharga negara Indonesia dalam keutuhan Bangsa.

Salah satunya Musik Lesung yakni alat yang digunakan warga jawa kuno dalam menumbuk padi, sebelum dimasak menjadi nasi. Sambil menunggu padi rontok warga menyenandungkan tembangan disela-sela memukul kan batang kayu ke arah lesung.

“Lesung merupakan alat lama untuk memproses padi, kalau sekarang menggunakan Selep padi dan hasilnya beras,” ujar Kepala Desa Kembangbilo, M. Abdul Rochim kepada awak media, Minggu (19/8/2018).

Selain itu, alat ini untuk digunakan memberikan pesan yang dirasa sangat penting, seperti ketika ada bencana baik banjir, kebakaran atau yang lainnya, kemudian kalau ada hewan ternak milik warga yang lesung juga akan dipukul hingga akhirnya warga berkumpul.

“Alat komunikasi warga Kembangbilo dalam memberikan pesan dulu sebelum ada hp dan yang lainnya menggunakan ini, seperti kalau ada akan terjadi bencana, kehilangan hewan ternak dan perkelahian dengan nada yang berbeda-beda,” tambahnya.

Salah satu peserta Festival Lesung, Sulikah menuturkan sangat senang musik tradisional ini di perlombakan, karena selain nguri-nguri kebudayaan juga memberikan nilai kepada generasi muda, kalau dulu musik ini sangat falimilar di dengar telinga masyarakat salah satu desa di Kecamatan kota Tuban.

“Senang mas, ini dijadikan lomba, kalau bisa tiap tahunnya ada, dulu mas kalau mau memulai tanam, ada gerhana dan lain sebagainya pasti lesunh di bunyikan,” sambungnya.

Sementara Camat Tuban, Sugeng Winarno mengatakan sangat mendukung adanya festival ini, ini salah satu cara pemersatu menggunakan alat musik tradisional, bahkan mungkin baru pertama kali dan satu-satunya nya di Kabupaten ada Festival Lesung.

“Semoga kedepan lebih meriah dan semarak lagi,” terangnya.

Sebatas diketahui Festival Lesung diikuti 17 grup yang terdiri setiap kelompok ada enam orang yang menabuh lesung, sedangkan kriteria penilaian dari lomba ini yakni kreatifitas, harmonisasi, performen atau tampilan. (Dur)

Populer Minggu Ini

Diduga Hindari Kucing, Pickup Oleng Tabrak Pekerja SIG hingga Tewas

kabartuban.com - diduga Niat menghindari seekor kucing di jalan...

Kwan Sing Bio kembali Memanas, Dugaan ‘Dewa Dicuri’ Diselidiki Polisi

kabartuban.com – Penanganan dugaan percobaan pencurian patung Dewa Kwan...

Rumah Warga Bancar Terbakar Diduga Akibat Korsleting, Kerugian Capai Rp100 Juta

kabartuban.com - Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di...

Protes Warga Berbuah Hasil: Jalan Rusak Akibat Truk Urukan KDMP Siap Diperbaiki

kabartuban.com - Aksi protes puluhan warga Desa Menyunyur, Kecamatan...

Korban Bertambah, Tekanan Muncul: Kasus Bullying SMP di Jenu Kian Memanas

kabartuban.com - Kasus perundungan siswa SMP yang sempat viral...

Artikel Terkait